8 Tips Strategi Investasi Jangka Panjang yang Modern

Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang adalah salah satu jenis investasi yang saat ini banyak diminati. Hal ini disebabkan karena sistem investasi berjangka ini dapat memberikan keuntungan yang besar baik hari ini maupun di suatu hari di masa depan. Akan tetapi banyak orang yang sampai hari ini masih melakukan trik sistem investasi berjangka yang kuno yang kurang memberikan keuntungan yang seharusnya. Untuk anda yang ingin mendapatkan tips mengenai strategi investasi berjangka yang modern, berikut ini akan kami berikan ulasannya.

Mengapa menggunakan strategi sistem investasi berjangka modern?

Seperti yang kita tahu, tahun 2019 dengan tahun 2009 sudah memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Hal inilah yang menyebabkan strategi sistem investasi berjangka di masa lalu yang sangat populer sekalipun sudah tidak relevan untuk dilakukan. Hal ini disebabkan karena dari masa ke masa ada banyak sekali perubahan, mulai dari perubahan pasar, teknologi dan juga kompetisi dalam dunia bisnis.

Globalisasi mengubah semua hal termasuk kondisi pasar investasi. Perubahan yang terjadi kian hari juga kian cepat dan kian besar. Untuk menghadapi tantangan tersebut, maka anda memerlukan cara baru untuk menghadapi perubahan dalam pasar modal. Bagaimana caranya? Berikut ini adalah strateginya.

Strategi # 1 berpikir tentang masa depan

Salah satu strategi investasi jangka panjang yang akan kami berikan adalah melihat bagaimana perusahaan tersebut berkembang di masa depan. Pada strategi sistem investasi berjangka kuno banyak disebutkan bahwa anda harus bisa membayangkan bagaimana kondisi perusahaan yang akan anda beli sahamnya. Jangka waktu masa depan tersebut tidak tanggung-tanggung ada yang 5 tahun, 10 tahun atau bahkan ada yang meminta anda untuk mengidentifikasi masa depan perusahaan dalam 15 atau 20 tahun. Ya, strategi ini sudah tidak relevan lagi mengingat perubahan pasar dan dunia yang belakangan ini memang seperti kilat.

Membayangkan mengenai masa depan perusahaan yang akan dibeli sahamnya adalah hal yang penting untuk dilakukan. Akan tetapi berikan batasan pada pandangan anda. Memandang masa depan perusahaan dalam waktu 3 tahun ke depan adalah waktu yang relevan. Perhatikan apa yang akan perusahaan tersebut capai dalam waktu 3 tahun di depan. Jika memang perusahaan tersebut dapat memberikan anda keyakinan untuk tetap maju di 3 tahun mendatang, maka anda bisa menggunakan perusahaan tersebut sebagai perusahaan investasi jangka panjang anda.

Strategi # 2 lakukan investasi saat harga saham turun

Strategi investasi jangka panjang modern yang ke dua adalah dengan membeli saham perusahaan ketika nilai saham perusahaan ini turun. Ketika anda membeli sebuah saham investasi, maka artinya anda percaya dengan sebuah perusahaan bukan? Sayangnya setelah anda membeli saham ada 50% kemungkinan harga saham akan turun dan 50% harga saham akan naik. Jika setelah anda membeli saham investasi berjangka panjang nilai saham turun setidaknya 5%, maka jangan panik dan segera beli saham tersebut lebih banyak.

Mengapa membeli saham di perusahaan dengan nilai saham yang menurun?

Mengapa? Mungkin banyak yang berpikir bahwa strategi ini adalah strategi yang menyesatkan, akan tetapi pikir kembali. Dalam awal sub bab ini kami menyebutkan bahwa anda hanya akan membeli saham dari perusahaan yang anda percaya mengenai perkembangannya bukan? Jika anda percaya dengan perkembangan saham dari perusahaan di 3 tahun mendatang, maka membeli saham perusahaan tersebut dengan harga yang lebih murah pasti akan memberikan banyak keuntungan bagi anda bukan? Oleh karena itu penting bagi anda untuk memilih perusahaan yang tepat untuk membeli saham investasi jangka panjang. Untuk mengetahui cara memilihnya, kami akan membahas lebih dalam di sub bab selanjutnya.

Jika nilai saham dari perusahaan yang anda gunakan untuk investasi turun dan makin turun lagi anda tidak perlu khawatir. Selama penurunan masih berada di persenan wajar yaitu 5%, maka kondisi perusahaan tersebut masih sangat aman. Jika anda membeli saham dengan nilai yang rendah dan pada waktunya perusahaan tersebut bangkit kembali, maka keuntungan yang anda dapatkan akan lebih besar lagi bukan? Hal inilah yang menyebabkan banyak pelaku investasi jangka panjang melakukan strategi ini.

Strategi # 3 pilih investasi pada perusahaan yang tepat

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dalam sub bab ini kami akan memberikan informasi mengenai cara memilih perusahaan yang tepat untuk melakukan investasi jangka panjang. Salah satu kriteria dari sebuah perusahaan yang hebat dan tepat untuk melakukan investasi adalah sebuah perusahaan yang memiliki “Strong Balance Sheet”. Apa itu “Strong Balance Sheet”? “Strong Balance Sheet” merupakan sebuah lembaran yang menunjukkan keseimbangan keuangan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Pentingnya “Strong Balance Sheet”

Perusahaan yang memiliki “Strong Balance Sheet” dicirikan dengan nilai aset perusahaan yang lebih besar dibandingkan dengan liability atau utangnya. Ya, ketika anda akan melakukan investasi jangka panjang menyelidiki perusahaan dari akar-akarnya merupakan salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini disebabkan karena akan lebih mudah bagi anda untuk menjalankan aktivitas investasi dengan lebih tenang jika anda benar-benar mengenal perusahaan tersebut.

Lalu apa hubungannya perusahaan yang kuat dengan utang yang dimilikinya? Pada dasarnya, utang adalah salah satu bentuk modal yang bisa didapatkan oleh perusahaan. Akan tetapi jumlah utang besar dalam perusahaan juga bisa menjadi bumerang di kemudian hari. Hal ini disebabkan karena kondisi pasar modal terus berubah, harga dan juga nilai bunga yang bisa saja mendadak baik drastis sehingga krisis tidak bisa dielakkan. Ketika terjadi krisis seperti ini dan ada melakukan investasi jangka panjang pada perusahaan yang memiliki hutang banyak, maka kemungkinan anda untuk kehilangan uang anda akan makin besar.

Utang memang merupakan salah satu hal yang sangat menyeramkan bahkan pada saat Indonesia mengalami krisis ekonomi pada tahun 1998, Korea selatan bahkan sempat akan menyatakan bahwa negara tersebut mengalami kebangkrutan karena tingginya utang yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan besar yang ada di dalam negara tersebut. Ya utang merupakan hal yang sangat berbahaya bagi perusahaan. Dengan memiliki aset yang lebih besar dibandingkan piutang, maka perusahaan menjadi lebih kuat dan stabil meski ada masalah di kemudian hari. Hal inilah yang menyebabkan anda perlu memilih sebuah perusahaan yang memiliki “Strong Balance Sheet” ketika akan mencoba investasi jangka panjang.

Strategi # 4 kenali sistem bisnis perusahaan

Selain mengenal “Strong Balance Sheet” yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Hal lainnya yang perlu anda ketahui dari perusahaan investasi jangka panjang adalah sistem bisnis perusahaan yang akan anda beli sahamnya. Mengenali sistem bisnis perusahaan secara sempurna merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini digunakan untuk memberikan anda kepercayaan diri untuk terus melakukan investasi pada saham perusahaan tersebut.

Pentingnya mengenai sistem bisnis perusahaan 

Seperti disebutkan sebelumnya, ketika nilai saham turun, maka anda sebaiknya membeli share lebih banyak asalkan anda percaya dengan perusahaan yang akan anda beli sahamnya. Tanpa mengetahui bagaimana sistem bisnis perusahaan secara penuh, maka dari mana anda akan mendapatkan kepercayaan bahwa perusahaan ini akan bangkit atau akan terpuruk selamanya?

Tidak mengenal perusahaan dengan sempurna merupakan salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh pelaku sistem investasi berjangka. Karena tidak benar-benar percaya dengan perusahaan yang sahamnya ia beli, pada investor menjadi panik seketika setelah nilai saham perusahaan menurun.

Akibat tidak mengenal sistem bisnis perusahaan 

Jika tidak memiliki keyakinan dan akhirnya melepaskan saham, maka kerugian akan anda dapatkan. Padahal sesaat kemudian nilai market saham dari perusahaan tersebut naik lagi. Nah di sini anda hanya buang-buang uang saja bukan? Inilah pentingnya mengetahui sistem dari perusahaan investasi jangka panjang secara penuh. Untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut memang merupakan perusahaan yang akan bangkrut atau perusahaan yang memang sedang mengalami dinamika sehingga naik turun nilai sahamnya memang wajar.

Untuk kanda yang ingin belajar mengenai sistem perusahaan dengan tempat, anda bisa memulai belajar mengenai SWOT yang dimiliki oleh perusahaan investasi jangka panjang yang akan anda gunakan. Hal ini akan lebih memudahkan anda untuk mengetahui bagaimana masa depan dari perusahaan tersebut.

Strategi # 5 perhatikan lingkungan perusahaan yang akan anda beli sahamnya

Selain memperhatikan mengenai sistem perusahaan hal lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah mengenai lingkungan dari perusahaan. Dalam sebuah lingkungan sebuah perusahaan pasti memiliki kemampuan untuk bertahan dan juga mengenai kompetitornya. Dalam sub bab ini kami akan menghimbau anda untuk juga melihat lingkungan kompetitor dari perusahaan yang akan anda beli sahamnya. Pastikan, anda tahu bagaimana perkembangan dan juga bagaimana kondisi pasar yang dimiliki oleh kompetitor perusahaan yang anda percaya. Jika memang ada persaingan kuat dan ada potensi perkembangan yang lebih besar dari kompetitor, maka anda bisa menimbang kembali pembelian saham investasi jangka panjang dari perusahaan tersebut.

Strategi # 6 perhatikan kemampuan perusahaan dalam menghadapi kompetitor

Setelah anda mengetahui bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh kompetitor, maka hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah mengenai kemampuan perusahaan dalam menghadapi kompetitor tersebut. Kemampuan ini disebut dengan “Strong Competitive Moat”. Mengetahui kemampuan perusahaan dalam menjalankan perusahaan dan menghadapi kompetitor satu “Strong Competitive Moat” adalah hal yang penting untuk dilakukan baik itu untuk kompetitor yang baru muncul dalam persaingan satu kompetitor yang sudah lama ada di dalam bisnis tersebut. Hal ini akan membantu anda untuk memperkuat kepercayaan terhadap perusahaan yang sahamnya akan anda gunakan sebagai investasi jangka panjang.

Contoh untuk mengerti “Strong Competitive Moat”

Salah satu contoh yang bisa kami berikan adalah jika anda akan membeli saham dari sebuah perusahaan konsumeris seperti perusahaan ponsel. Untuk mendapatkan keuntungan besar, maka anda pasti langsung berpikir untuk melakukan investasi pada perusahaan dengan brand besar bukan? Akan tetapi hal ini bukan hal yang tepat untuk dilakukan. Mencari perusahaan dengan nama yang besar bukan hal yang salah untuk dilakukan, akan tetapi pastikan brand yang anda pilih tersebut memang memiliki “Strong Competitive Moat”. Salah satu cara untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan memiliki “Strong Competitive Moat” atau tidak adalah dengan melihat management yang dimilikinya.

Sebuah perusahaan lebih cenderung berjalan dengan baik ketika ia dipimpin oleh founder yang dimilikinya. Jadi ketika perusahaan tersebut beralih kepemimpinan, maka ada kemungkinan perusahaan tersebut akan mengalami stagnan satu bahkan akan menurun. Contohnya, tidak ada orang yang bisa memimpin perusahaan Apple sebaik Steve Jobs. Meski saat ini Apple adalah sebuah perusahaan yang besar tapi kepemimpinan saat ini memang tidak akan sekuat dan setangguh kepemimpinan dari sang founder.

Artinya, melakukan investasi jangka panjang pada perusahaan Apple bisa menjadi salah satu keputusan terburuk yang anda lakukan. Hal ini disebabkan karena meski saat ini perusahaan ini adalah perusahaan yang besar dan bisa dikatakan sebagai monster dalam dunia ponsel tapi tanpa kepemimpinan yang baik, tangguh dan Innovative keberadaannya akan lebih mudah digeser oleh pendatang baru atau kompetitor yang sudah lama mengincar kedudukannya sebagai perusahaan ponsel nomor 1 dunia.

Strategi # 7 pilih perusahaan yang mampu beradaptasi dengan sesuai dengan waktu

Selanjutnya adalah memilih perusahaan yang memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan waktu dan perubahan. Lagi-lagi globalisasi dan juga teknologi yang membawa pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia secara keseluruhan juga menyebabkan banyak hal menjadi berkembang dengan sangat pesat, jika tidak mengikuti perkembangan jaman, maka pilihannya hanya mengalami kepunahan. Hal ini disebabkan karena perusahaan yang dapat beradaptasi akan memiliki daya saing yang lebih besar dan lebih stabil. Oleh karena yaitu jika akan melakukan investasi jangka panjang, pastikan untuk memilih sebuah perusahaan yang memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dengan teknologi dan perkembangan zaman lainnya.

Contoh perusahaan yang dapat melakukan adaptasi dengan baik. 

Salah satu perusahaan yang mampu melakukan adaptasi dengan baik dengan perkembangan zaman adalah perusahaan Coca-Cola. Seperti yang kita tahu, Coca-Cola adalah salah satu perusahaan yang sangat populer di masa lalu, selain karena ia tidak memiliki saingan siapa yang tidak menyukai minuman manis ini. Sayangnya dengan perkembangan teknologi membuat saat ini makin banyak pilihan minuman ringan lain yang bisa di temukan. Selain itu dengan berkembangnya penelitian mengenai kesehatan, saat ini makin sedikit orang yang masih menginginkan produk ini.

Selain 2 hal di atas, Coca-Cola adalah sebuah perusahaan yang hanya memproduksi coke dan juga soda. Tiga hal ini adalah hal yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa perusahaan ini tidak akan bertahan jika tidak melakukan adaptasi. Akan tetapi apa buktinya? Hingga saat ini perusahaan ini masih mampu bertahan dan mendapatkan banyak keuntungan dari kegiatan bisnis yang dilakukan. Hanya saja ia tidak bertahan dengan melakukan penjualan produk coke dan soda. Ia melakukan adaptasi dengan membeli perusahaan-perusahaan lain dan juga melakukan investasi pada perusahaan lain yang berhubungan dengan minuman. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa perusahaan ini adalah perusahaan yang pantas digunakan untuk melakukan investasi jangka panjang.

Strategi # 8 bayangkan pencapaian yang mungkin di raih sebuah perusahaan

Untuk anda yang akan menjalankan investasi berjangka, pastikan anda hanya membeli saham dari perusahaan yang pencapaiannya di masa depan masih bisa anda bayangkan. Jika tidak, maka hindari membeli saham perusahaan tersebut bahkan jika perusahaan tersebut adalah perusahaan yang besar.

Salah satu perusahaan besar yang sahamnya sebaiknya tidak anda beli untuk investasi jangka panjang adalah Apple. Seperti yang disebutkan sebelumnya, Apple adalah sebuah perusahaan raksasa dalam dunia ponsel. Hingga saat ini ia masih menjadi brand pertama yang diinginkan oleh semua orang. Sayangnya seiring dengan pergantian kepemimpinan dari perusahaan tersebut. Perkembangan perusahaan menjadi makin melambat.

Meski saat ini harga sahamnya masih tergolong tinggi tapi pencapaian kemajuan di masa depan dari perusahaan ini akan sangat sulit dibayangkan. Hal inilah yang menyebabkan banyak investor profesional yang sudah tidak lagi melakukan investasi pada perusahaan tersebut. Hal ini disebabkan karena jika melakukan investasi jangka panjang pilihannya hanya kehilangan uang atau uang tidak berkembang karena perusahaan yang stagnan satu mengalami kemunduran di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *